Mengisi Ruang Maya
perbedaan kultum dan ceramah

Persamaan & Perbedaan Kultum dan Ceramah

Sekilas, kultum dan ceramah itu serupa, karena sama-sama menyampaikan suatu ceramah dan pesan di sebuah majelis atau forum. Namun, tahukah Anda perbedaan kultum dan ceramah?

Salah satu perbedaan mendasarnya adalah waktunya. Kultum memiliki waktu yang lebih singkat daripada ceramah. Perbedaan selengkapnya, simak informasi berikut ini.

Perbedaan antara Kultum dan Ceramah

Ada 3 perbedaan mendasar antara kultum dan ceramah yang perlu Anda tahu.

1. Pengertian dan Isinya

Kepanjangan kultum adalah kuliah tujuh menit.

Menurut KBBI, kultum adalah ceramah agama durasinya tujuh menit. Karena waktunya singkat, biasanya kultum diberikan ketika salat Jumat dan saat bulan Ramadan.

Isi dari kultum adalah tentang keagamaan yang bersifat nasihat dan pengingat. Misalnya saja nasihat yang berkaitan dengan nilai agama Islam.

Sedangkan ceramah adalah pidato yang dilakukan di depan audiens mengenai suatu hal, pengetahuan, dan sebagainya.

Tujuan ceramah adalah untuk memberikan nasehat tentang berbagai macam hal, seperti pengetahuan, akhlak hingga pengalaman hidup, dan sifatnya persuasif. Karena hal tersebut, ceramah juga kerap kali menjadi media untuk menghibur pendengar sembari memberikan nasihat.

2. Durasi

Sesuai namanya, kultum, kuliah tujuh menit, kegiatan ini dilakukan dalam waktu yang singkat, kurang lebih tujuh menit. Dengan durasi yang sangat singkat, kultum hanya ada di acara keagamaan yang singkat. Misalnya saat tarawih atau selepas salat Subuh di Bulan Ramadan dan saat salat Jumat.

Sedangkan ceramah memiliki durasi yang lebih panjang. Durasi ini biasanya lebih  dari 15 menit. Bahkan, ada ceramah yang memiliki durasi lebih dari 1,5 jam. Karena  hal tersebut, ceramah cenderung terselenggara untuk event tertentu., misalnya saat pengajian ataupun acara di kampus.

Baca Juga :   Inspirasi Kultum Singkat untuk Berbagai Acara

3. Struktur

Baik kultum ataupun ceramah, keduanya memiliki struktur yang berbeda. Selengkapnya tentang struktur kultum dan ceramah bisa Anda baca di tabel berikut.

KultumCeramah
Salam pembukaPembukaan
Muqoddimah (pembukaan awal)Isi atau rangkaian argumen
Sapaan ke pendengarPenutup
Pengantar ke topik atau isi 
Isi 
Kesimpulan 
Salam penutup 

Walaupun secara struktur, ceramah lebih sedikit, akan tetapi isinya lebih padat dan mendetail. Ini karena pada ceramah terdapat rangkaian argumen yang mengemukakan fakta dan data untuk memperkuat argumen tersebut.

Sedangkan pada kultum, sebagai penguat argumen, biasanya diselipkan ayat Al-Qur’an ataupun hadis.

4. Ada Tidaknya Interaksi

Kultum memiliki waktu yang terbatas dengan isi yang padat dan ringkas. Karena hal tersebut, tidak memungkinkan terjadinya interaksi. Jikapun ada, interaksi dilakukan secara terbatas,

Misalnya memberi dan menjawab sapaan salam hingga menanyakan kabar atau kondisi jemaah.

Sedangkan ceramah memungkinkan Anda untuk melakukan interaksi. Ini karena ceramah memiliki durasi yang panjang dan terdapat argumentasi yang memicu terjadinya interaksi.

Di sisi lain, interaksi dalam ceramah perlu untuk Anda lakukan agar ceramah tidak terdengar monoton, apalagi jika Anda lakukan dalam waktu lama.

5. Audiens

Kultum memiliki isi yang berkaitan dengan keagamaan. Karena hal tersebut, audiens dari kegiatan ini adalah kalangan penganut agama dan biasanya terselenggara di tempat ibadah. Misalnya saja di masjid.

Ceramah memiliki isi yang lebih luas. Bisa mengenai agama hingga pengetahuan umum.

Karena hal tersebut, ceramah bisa Anda lakukan di mana saja, misalnya di kampus atau lembaga tertentu. Audiens ceramah pun lebih luas. Bisa dari kalangan penganut agama ataupun kalangan umum, tergantung dari tema yang Anda bawakan saat ceramah.

Baca Juga :   Kultum Singkat tentang Ikhlas karena Allah Taála

Persamaan Kultum dan Ceramah

Kultum dan ceramah juga memiliki persamaan, yaitu memberi tahu tentang sesuatu.

Isi kultum singkat memang cenderung lebih informatif karena berkaitan dengan agama. Akan tetapi, tujuan kultum dan ceramah bisa bersifat:

  • Informatif atau instruktif dengan tujuan untuk memberikan informasi.
  • Persuasif untuk mengajak pendengar melakukan/mengikuti sesuatu.
  • Argumentasi untuk meyakinkan pendengar dengan menyelipkan atau menggunakan fakta/dalil sesuai dengan isi.
  • Naratif untuk menceritakan sesuatu ke audiens.

Jadi, perbedaan kultum dan ceramah menyakut tentang pengertian dan isinya, durasi, struktur, ada tidaknya interaksi hingga audiensnya siapa.

Di sisi lain, kultum dan ceramah memiliki persamaan yaitu isinya bertujuan untuk memberi tahu sesuatu hal. Bisa sekedar informatif, persuasif, argumentasi hingga narasi.

Semoga informasi tentang persamaan dan perbedaan kultum dan ceramah di atas bisa memberikan manfaat untuk Anda.

Avatar photo

Redaksi El Kariem

Tim redaksi elkariem-mengisi ruang maya. "Saya adalah saya dan etnis, ras, atau agama saya adalah identitas saya. Anda adalah Anda dan etnis, ras, atau agama Anda adalah identitas Anda. Kita adalah satu umat manusia yang bersatu di satu planet, dan kemanusiaan kita yang bersama adalah identitas kita."

1 comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed